This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Sabtu, 28 November 2009

Belanja di eBay Kian Mudah via BlackBerry




CALIFORNIA - eBay resmi meluncurkan aplikasi untuk Blackberry yang ditujukan memudahkan pelanggan yang menggunakan Blackberry. Aplikasi eBay ini memiliki fitur untuk mencari sekaligus langsung membeli barang-barang yang ada di situs lelang dan jual beli tersebut.

Aplikasi eBay ini juga memberikan sejumlah tambahan fitur, seperti notifikasi-notifikasi yang akan menunjukkan status penawaran yang diajukan pengguna. Termasuk ketika penawar memenangkan lelang ataupun gagal.

Selain itu, aplikasi terbaru di BlackBerry App World juga memungkinkan pengguna melakukan pembayaran lewat PayPal. Padahal PayPal sudah tak menjadi bagian eBay sejak 2002. Demikian dilansir Cnet, Kamis (26/11/2009).

Aplikasi eBay ini sebenarnya bukanlah aplikasi jenis pertama yang dikeluarkan untuk pengguna Blackberry. Sebelumnya Bonfire Media pernah merilis sebuah aplikasi yang juga berhubungan dengan eBay. Ketika itu Bonfire merilis sebuah aplikasi bernama Pocket Auctions.

Aplikasi Pockets Auctions Blackberry sendiri dihargai sekira USD10 setiap mengunduh. Tapi kehadiran aplikasi eBay ini dipastikan pengguna akan beralih menggunakan aplikasi eBay karena semua pengguna bebas mengunduhnya secara gratis.

eBay kini menjadi pilihan masyarakat, termasuk selebritis dunia untuk berbelanja. Salah satu bintang reality show Amerika Serikat, Kim Kardhasian bahkan mengaku sangat tergila-gila dengan situs jual beli dan lelang eBay. Selain membeli barang-barang di eBay, Kim juga diketahui melelang barang-barang miliknya seperti pakaian dan sepatu di eBay.

Intel Siapkan Prosesor Atom Generasi Baru




Prosesor apa yang biasanya mengotaki sebuah netbook? Umumnya, bila bukan Intel Atom N270, ya Intel Atom N280.

Namun, itu mungkin tidak akan berlangsung lama. Pasalnya, Intel berencana untuk melakukan perubahan besar-besaran terhadap prosesor-prosesor Atomnya, sejak pertama kali dikenalkan ke publik musim semi 2008. Perusahaan prosesor itu telah menyiapkan platform teknologi yang dinamakan 'Pine Trail'

Pada platform baru itu, Intel akan memasukkkan fungsi grafis ke dalam prosesor Atomnya, yang sebelumnya fungsi itu dilakukan oleh sebuah chip yang terpisah dari prosesor.

"Dengan prosesor ini, pengguna akan menikmati usia baterai yang lebih panjang, dan kinerja yang lebih baik," ujar Intel Executive Vice President Sean Maloney, dikutip dari situs Cnet.

Bahkan beberapa vendor komputer juga telah menyiapkan produk netbook terbaru mereka dengan prosesor Intel Atom terbaru ini, yang siap diluncurkan di pameran elektronik terbesar, Consumer Electronic Show, yang akan digelar pada awal tahun depan.

HP misalnya, telah berhenti menjual netbook model Mini 5101 dan menyiapkan netbook model baru. Begitu pula dengan Dell. "Anda bisa menantikan Dell akan segera menawarkan produk netbook yang memiliki prosesor Atom generasi terbaru," ujar juru bicara Dell, kepada Cnet, Senin pekan lalu.

Tak hanya HP dan Dell, vendor-vendor lain, seperti Acer, Asus, Toshiba, maupun MSI juga melakukan hal yang sama. Salah satu prosesor Atom anyar Intel memiliki kecepatan 1.66GHz rumornya bakal diberi nama N450. Setelah ini, akan muncul pula versi yang lebih cepat, yaitu 1.83GHz dengan nama N470.

Netbook adalah laptop berukuran kecil yang dirancang untuk bisa berselancar internet, serta melakukan tugas-tugas yang relatif lebih ringan ketimbang laptop biasa.

Belakangan, netbook menjadi begitu populer, karena modelnya yang lebih portabel dan harganya yang lebih murah.

Jutaan Komputer di Dunia Berpotensi Jadi Botnet

WASHINGTON - 10 juta komputer di Amerika dideteksi menyimpan software keamanan jaringan. Software tersebut dikenal berpotensi melemahkan jaringan ketimbang memperkuat.

Dilansir melalui Reuters, Senin (19/10/2009), penjahat cyber dianggap telah mampu memperdaya para pengguna internet untuk mendownload antivirus palsu. Bahkan antivirus tersebut ada yang berbayar, ada juga yang gratis.

"Ketika pengguna internet mengunduh antivirus tersebut maka itu sama saja dengan membiarkan virus berkembang biak di komputer anda dan suatu saat akan mengambil alih semua data yang ada," ujar Vice President Symantec bidang Security Response Vincent Weafer.

Menurut Weafer, sang pembuat virus akan leluasa untuk mengambil segala informasi penting yang ada dalam komputer pengguna. Bahkan komputer yang terinfeksi tersebut berpotensi menjadi botnet, jaringan komputer yang dibuat sedemikian rupa oleh penjahat cyber untuk menyebarkan email spam berisi virus mematikan secara remote.

Symantec sendiri mengklaim telah menemukan 250 jenis software antiscam yang memiliki nama Antivirus 2010 dan SpywareGuard 2008 yang telah didownload sebanyak 43 juta kali dalam setahun ini, meski ada beberapa yang tidak sukses didownload.

"Dari angka 43 juta tersebut, jumlah pengguna komputer yang berpotensi memiliki virus sebanyak 10 jutaan," papar Weafer.

Symantec juga menduga, banyak orang yang tertarik mendownload software antivirus itu dikarenakan harga yang ditawarkannya cukup murah, berkisar 1 sen hingga 55 sen per download.

Bahkan, lanjut Weafer, TrafficConverter.biz, situs yang diduga sebagai sarang botnet, pernah mempublikasikan bahwa mereka pernah mendapatkan keuntungan senilai USD332.000 per bulan hanya dengan menjual software antiscam.

Malware Ditemukan di Iklan Google & Yahoo





SAN FRANCISCO - Beberapa situs besar dibanjiri iklan banner berbahaya setelah penjahat di dunia maya berhasil menyelinap ke layanan sindikasi yang dioperasikan oleh Google dan Yahoo.

Iklan banner, yang sebelumnya menyerang kerentanan pada Adobe PDF Reader dan Microsoft DirectShow, mulai muncul pada situs-situs seperti DrudgeReport, lyrics.com, dan horoscope.com. Menurut peneliti ScanSafe Mary Landesman para peretas menyelinap pada jaringan milik Google DoubleClick, Right Media Yield Manager yang dimiliki oleh Yahoo dan Fastclick, yang dimiliki ValueClick.

Pengunjung terakhir yang mengunjungi situs yang menggunakan layanan sindikasi iklan sering iklan yang melihat, kemudia dibuka dengan menampilkan sebuah format dokumen PDF, sesungguhnya telah menyimpan virus. karena tanpa disadari mereka secara otomatis menginstal Win32/Alureon yang mampu membuat trojan dengan mudah menginfeksi komputer.

Iklan jahat yang juga muncul di slacker.com, sebenarnya telah berakhir pada hari Senin kemarin. Ketika itu situs yang digunakan oleh pemasok malware tiba-tiba menghilang. Selama tiga hari mereka menjalankan tugasnya. Serangan itu telah menyumbang 11 persen dari halaman diblokir oleh ScanSafe, sebuah layanan yang digunakan oleh perusahaan untuk mencegah karyawan dari mengunjungi situs berbahaya.

Beberapa pengguna internet pun meminta Google berbuat lebih banyak dalam memerangi iklan jahat. Selama beberapa tahun terakhir, apa yang disebut malvertisements, yaitu cara menggunakan rekayasa sosial dan penargetan kode mengeksploitasi kelemahan dalam sistem operasi dan aplikasi. Cara ini telah semakin umum dalam menyebarkan malware kepada massa.

"Dengan manajemen iklan DoubleClick, penerbit memegang kendali atas konten yang mereka layani dan karenanya bertanggung jawab untuk menentukan iklan apa yang muncul di situs mereka," ungkap juru bicara Google yang enggan disebutkan namanya, seperti yang dilansir The Inquirer, Selasa (29/9/2009).

Tentu saja, iklan yang disusupi Trojan tersebut tidak akan mungkin terjadi tanpa bantuan dari layanan sindikasi iklan, yang menyediakan perangkat lunak dan jasa webmaster yang digunakan untuk menampilkan iklan ke ratusan juta pengguna akhir.

Juru bicara Google menambahkan, dengan mengatakan bahwa DoubleClick tidak menggunakan sistem monitoring keamanan yang menampilkan semua iklan.

"Kami percaya bahwa semua anggota ekosistem iklan online harus mengambil peran aktif dalam pencegahan malvertising," tambah juru bicara Google.

Trojan Makin Lihai Curi Uang





SAN FRANCISCO - Peneliti keamanan internet Finjan telah menemukan varian baru dari virus Trojan, yang tidak hanya mencuri uang dari akun identitas yang mereka ambil, tetapi juga mencurinya saat pengguna sedang melakukan login.

Varian Trojan tersebut, seperti yang diungkap Yuval Ben-Itzhak, Chief Technology Officer di Finjan, memiliki fitur yang dirancang untuk menggagalkan sistem deteksi penipuan yang dipicu oleh transaksi yang tidak biasa. Demikian yang dilansir melalui Cnet, Rabu (30/9/2009).

Peneliti Finjan secara spesifik melihat Trojan menganalisis target pelanggan dari bank Jerman yang tidak disebutkan namanya. Ini dihubungkan kembali ke perintah dan kontrol server di Ukraina yang digunakan untuk mengirim instruksi ke perangkat lunak yang terinfeksi Trojan.

"Ini Trojan banking generasi berikutnya. Ini merupakan bagian dari tren baru yang lebih canggih, Trojan tersebut dirancang untuk menghindari sistem antifraud," tandasnya.

1 Tahun, 7 Juta Komputer Terinfeksi Conficker




CALIFORNIA - Peneliti jaringan keamanan komputer menemukan, virus Conficker telah berhasil menginfeksi sekira 7 juta komputer di seluruh dunia hanya dalam jangka waktu satu tahun.

Dikutip melalui Computer World, Sabtu (31/10/2009), para peneliti dari Shadow Server Foundation mengatakan telah berhasil melacak jutaan IP komputer seluruh dunia yang terinfeksi conficker.

Pelacakan ini berhasil dilakukan dengan terlebih dahulu melacak algoritma yang digunakan oleh sang virus untuk kemudian mereka membenamkan 'sinkhole' server ke dalam domain internet yang dikunjungi program tersebut. Conficker dianggap telah mengirimkan instruksi dengan berbagai cara sehingga sang penciptanya masih bisa mengendalikan PC-PC yang ada. Namun berkat bantuan 'sinkhole', para peneliti bisa melacak mesin yang terinfeksi.

"Meski kebanyakan pengguna komputer telah mengetahui virus conficker namun seiring dengan itu pula maka virus tersebut terus menginfeksi. Tujuh juta komputer dalam satu tahun merupakan infeksi yang cukup cepat abad ini," ujar co-founder Shadowserver Foundation Andre DiMino.

Conficker pertama kali ditemukan pada tahun 2008 dan langsung mendapat perhatian pengguna internet, ahli keamanan jaringan, bahkan media massa. Worm ini telah menyebar kemana-mana, khususnya ke China dan Brasil. Bahkan para pengembang software telah membuat lembaga yang ditujukan untuk mengatasi virus ini, dengan nama Conficker Working Group (CWG).

CWG menemukan, conficker lebih sering menggunakan komputer dengan sistem Microsoft Windows sebagai kendaraannya. Sekali terinfeksi, pengguna tidak akan dapat mendownload Microsoft Malicious Software Removal Tool, software yang diperkirakan dapat mengobati infeksi Conficker.

Fans Twillight Diincar Malware




LOS ANGLES - Malware Research Center memperingatkan pengguna internet berhati-hati terhadap serangan malware yang mengincar para penggemar film Twillight. Terlebih beberapa waktu lalu sekuel Twillgiht Saga: New Moon baru saja dirilis.

Pengembang perangkat lunak keamanan tersebut mengatakan para spammer menggunakan trik terbaru untuk menggoda penggemar film dengan menjanjikan mereka dapat menonton film secara gratis. Padahal, itu adalah sebuah pancingan yang pada akhirnya menyusupkanl malware pada komputer mereka.

Kebanyakan dari penggemar terpancing dengan teks situs , chat room dan blog yang berbunyi: "Watch Full Movie New Moon". Namun, setelah mengklik "pemain film," user akan diberitahu untuk menjalankan sebuah "streamviewer" yang padahal menginstal malware pada komputer mereka. Demikian yang dilansir AFP, Sabtu (28/11/2009).

Cara ini merupakan taktik kedua yang dilancaran untuk menyerang fans Twllight. Pekan lalu, Malware Research Center memperingatkan bahwa situs Web yang berbahaya mengklaim fitur wawancara dengan penulis buku Twillight, Stephanie Meyer, sebab di beberapa mesin pencari kata kunci tersebut menempati peringkat tertinggi.

Alih-alih menyediakan klip video Meyer, mereka mengunjungi situs yang diarahkan ke jendela memberitahu mereka bahwa mereka terinfeksi dengan malware dan kemudian didorong untuk men-download suatu solusi antivirus untuk membersihkan PC mereka.